Saturday, June 13, 2015

Pondok Bento Jimbaran Bali 2

Pondok Bento Jimbaran Bali 2Pondok Bento 2 - ..... Yang lebih parah lagi waktu selesai kuliah saya nongkrong di warung yang punya kos. Lalu si memek (sebutan ibu) bilang ke saya “hei, dulu aku kira kamu itu pekerja bangunan yang mau cari kos-kosan”. Nah ini, tambah dalem penderitaannya. Masak dikira tukang bangunan. Memang saya akui, pada waktu datang pertama kali ke situ rambut saya panjang dan merah pula. Mungkin itu yang membuat memek bisa bilang seperti itu..... (penggalan paragraf dari Pondok Bento Jimbaran Bali 1)

Di pondok bento ini ternyata ada 2 blok yaitu pondok bento 1 dan pondok bento 2. Dan saya sendiri berada di pondok bento 2 karena dianggap mempunyai wajah anak nakal. Pondok bento 1 terletak kira-kira 50 meter dari pondok bento 2 dan menurut saya pribadi waktu itu, anak-anak yang berada di pondok bento 1 adalah anak-anak golongan menengah ke atas. Saya bisa bilang begitu karena dilihat dari motornya dan isi perabotan kamar mereka lebih bagus dibandingkan para penghuni pondok bento 2. Tapi semoga sekarang sudah tidak ada lagi kesenjangan sosial antara bento 1 dan bento 2.

Pada saat itu para penghuni pondok bento 2 yang punya televisi saja cuma satu orang, itupun televisi hitam putih dan hanya sebesar 7". Kalau ada acara bola, ya tv kecil itu yang di kerubutin anak-anak. Untuk lingkungannya sendiri, pondok bento 2 tebagi menjadi 2 sisi. Ada sisi positif dan ada sisi negatif, tapi disini saya akan menceritakan sisi positifnya saja. Jika hari jum'at, pondok bento 2 pasti ramai dikunjungi anak laki-laki dari pondok lain. Karena di pondok bento 2 mempunyai teras  lumayan lebar dan panjang untuk bisa melaksanakan sholat jum'at. Dan tidak hanya itu, pada waktu bulan ramadhan juga anak-anak pondok sebelah ramai melaksanakan sholat tarawih bersama.

Selama 1 tahun saya berada di pondok bento, mulai bulan pertama sampai bulan ke enam saya harus rela kemana-mana jalan kaki. Karena saya baru punya sepeda motor kira-kira setelah bulan ke enam di pondok bento. Selama 1 tahun disitu pasti ada perasaan susah dan senang. Senang karena bisa hemat uang saku (kemana-mana jauh). Kalau susahnya, sepi dari keramaian. Tapi saya bahagia bisa merasakan semuanya di pondok bento. Terima kasih kepada memek yang sudah mengenalkan saya dengan berbagai macam dunia di pondok bento. Semoga pondok bento tetap eksis untuk menerima mahasiswa-mahasiswa baru di Kampus Bukit Jimbaran.

Jika ada pengunjung laresawoo yang kebetulan pernah atau sekarang jadi penghuni pondok bento, sampaikan salam saya kepada memek. Salam dari anak ponorogo.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

- Pengunjung yang hebat pasti meninggalkan komentar
- Komentar IKLAN / LINK AKTIV tidak akan di Publish
- Komentar mengandung unsur SARA tidak akan di Publish
- Komentarlah dengan bijak sesuai topik artikel
- Komentar anda menjadi undangan bagi saya