Monday, November 9, 2015

Tahukah Anda Mitos Tentang Kopi ?

Salam sejahtera sobat laresawoo. Hitam, tapi hampir semua penduduk bumi pernah merasakannya. Iya benar sekali, kopi. Kopi merupakan salah satu minuman favorit saya sejak kecil. Tapi belakangan ini saya mulai mengurangi konsumsi kopi dalam satu hari. Kalau dulu satu hari bisa bergelas-gelas kopi saya habiskan, tapi sekarang dengan kesadaran sendiri dalam sehari saya maksimal minum dua gelas kopi. Mungkin bagi pecinta kopi jarang yang tahu mitos tentang kopi. Saya sendiri juga masih dilema, antara percaya dan tidak.

Berawal di sebuah warung kopi di depan RSU di kota saya kira-kira 12 tahun yang lalu, waktu itu saya sebulan lebih tidur dirumah sakit untuk menunggu almarhum bapak. Jadi setiap malam pasti keluar untuk minum kopi, entah itu sendiri atau sama sodara yang kebetulan berkunjung. Malam itu saya bersama sepupu pergi ke salah satu warung kopi yang penjualnya sudah nenek-nenek. Seperti biasa saya dan sepupu memesan kopi hitam, tiba-tiba sepupu saya bilang "kopinya muanteb mbah". Lalu si penjual kopi menjawab "bikin kopi itu ada aturannya mas, bukan sekedar mencampur gula sama bubuk kopi terus diaduk saja". 

Tahukah Anda Mitos Tentang Kopi ?Waktu itu kaget juga mendengar jawaban dari nenek tersebut. Karena kalau saya bikin kopi ya hanya seperti itu, gula sama kopi dicampur dikasih air panas lalu diaduk selesai. Pada malam berikutnya, seperti biasanya saya ngopi di warung yang kemaren, karena penasaran dengan kata-kata dari si penjual waktu itu. Setelah saya tanya maksud dari kata-kata kemarin malam, akhirnya si penjual sedikit bercerita tentang pengalamannya sebagai penjual kopi yang sudah puluhan tahun. Simak penjelasan si penjual kopi yang sudah saya ambil intinya di bawah ini.

"Membuat kopi itu ada aturannya, tidak sembarangan mencampur gula dan bubuk kopi. Karena ada urutannya antara kopi atau gula yang harus dimasukkan dulu ke dalam gelas. Disamping itu untuk mengaduknya juga gak asal ngaduk, ada aturannya harus berapa kali ngaduk dan tidak ketinggalan perbandingan antara gula kopi harus pas."

Lalu saya berusaha tanya lebih detail lagi tentang hal itu. Tapi sayang, si penjual gak mau bercerita lebih lanjut. Mungkin sudah menjadi rahasia pribadi agar tidak ditiru orang atau warung lain. Dengan berat hati saya harus rela menerima penjelasan yang belum tuntas tersebut. Dan punya niat untuk melakukan eksperimen sendiri nanti di rumah. 

jangan lewatkan : Mitos Rumah Tusuk Sate

Tetapi sampai artikel ini saya tulis, saya tetap tidak bisa bikin kopi yang rasanya mantab. Pernah suatu ketika saya bikin 5 gelas kopi sekaligus. Dan hasilnya, 5 gelas kopi itu rasanya berbeda-beda. Akhirnya saya mengundurkan diri dari bereksperimen dan menikmati kopi buatan saya sendiri dengan rasa nano-nano sampai sekarang.

Sampai saat ini saya belum mendapatkan keterangan yang pasti tentang penjelasan yang penjual kopi tersebut katakan. Terkait dengan mitos atau bukan, yang jelas mengkonsumsi kopi secara berlebihan bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Jika ada diantara sobat blogger yang punya pengalaman seperti saya atau bisa menjelaskan kebenaran kata-kata penjual kopi tersebut, saya sangat berterima kasih jika sobat blogger mau berbagi pengalaman pada kotak komentar yang sudah disediakan. Salam.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

- Pengunjung yang hebat pasti meninggalkan komentar
- Komentar IKLAN / LINK AKTIV tidak akan di Publish
- Komentar mengandung unsur SARA tidak akan di Publish
- Komentarlah dengan bijak sesuai topik artikel
- Komentar anda menjadi undangan bagi saya