Tuesday, December 23, 2014

Macam-Macam Majas Perbandingan

Setelah beberapa waktu yang lalu saya membahas tentang macam-macam majas penegasan, sekarang saya akan berbagi informasi tentang macam majas perbandingan. Untuk lebih jelasnya silahkan simak macam-macamnya di bawah ini :

Macam -macam Majas Perbandingan

Dan berikut ini adalah berbagai macam dari majas perbandingan beserta contohnya yang berhasil saya dapatkan :

1. Majas Litotes : Ungkapan berupa penurunan kualitas suatu fakta dengan tujuan merendahkan diri. 
Contoh: Terimalah kado yang tidak berharga ini sebagai tanda terima kasihku atau Mampirlah ke gubuk saya ( Padahal rumahnya besar dan mewah )
2. Majas Hiperbola : Pengungkapan yang melebih-lebihkan kenyataan sehingga kenyataan tersebut menjadi tidak masuk akal.ah mencapai langit.
Contoh: Kita berjuang sampai titik darah penghabisan
3. Majas Personifikasi : Pengungkapan dengan menggunakan perilaku manusia yang diberikan kepada sesuatu yang bukan manusia. Atau yang mengumpamakan benda mati sebagai makhluk hidup.
Contoh: Hujan itu menari-nari di atas genting
4. Majas Simile : Pengungkapan dengan perbandingan eksplisit yang dinyatakan dengan kata depan dan penghubung, seperti layaknya, bagaikan, ” umpama”, “ibarat”,”bak”, bagai”. Membandingkan suatu dengan keadaan lain yang sesuai dengan keadaan yang dilukiskannya.
Contoh: Kau umpama air aku bagai minyaknya, bagaikan Qais dan Laila yang dimabuk cinta berkorban apa saja.
5. Majas Metafora : Gaya Bahasa yang membandingkan suatu benda dengan benda lain karena mempunyai sifat yang sama atau hampir sama.
Contoh: Cuaca mendung karena sang raja siang enggan menampakkan diri.
6. Majas Antropomorfisme : Metafora yang menggunakan kata atau bentuk lain yang berhubungan dengan manusia untuk hal yang bukan manusia.

7. Majas Sinestesia : yang berupa suatu ungkapan rasa dari suatu indra yang dicurahkan lewat ungkapan rasa indra lainnya.
laresawoo.blogspot.com
8. Majas Alegori : Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran.
Contoh: Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut.
9. Majas Totum pro parte : Pengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian.
Contoh:Indonesia bertanding volly melawan Thailand.
10. Majas Eufimisme : Pengungkapan kata-kata yang dipandang tabu atau dirasa kasar dengan kata-kata lain yang lebih pantas atau dianggap halus.
Contoh:Dimana saya bisa menemukan kamar kecilnya?
11. Majas Disfemisme : Pengungkapan pernyataan tabu atau yang dirasa kurang pantas sebagaimana adanya.

12. Majas Fabel : Menyatakan perilaku binatang sebagai manusia yang dapat berpikir dan bertutur kata. contoh:Perilakunya seperti ular yang menggeliat.

13. Majas Parabel : Ungkapan pelajaran atau nilai tetapi dikiaskan atau disamarkan dalam cerita.

14. Majas Perifrasa : Ungkapan yang panjang sebagai pengganti ungkapan yang lebih pendek.

15. Majas Eponim : Menjadikan nama orang sebagai tempat atau pranata.
Contoh: Kita bermain ke rumah Ina.
16. Majas Simbolik : Melukiskan sesuatu dengan menggunakan simbol atau lambang untuk menyatakan maksud.

17. Majas Asosiasi : perbandingan terhadap dua hal yang berbeda, namun dinyatakan sama.
Contoh: Masalahnya rumit, susah mencari jalan keluarnya seperti benang kusut.
18. Majas Alusio : Pemakaian ungkapan yang tidak diselesaikan karena sudah dikenal.
Contoh: Sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya
19. Majas Antonomasia : Adalah yang menyebutkan sifat atau ciri tubuh, gelar atau jabatan seseorang sebagai pengganti nama diri.
Contoh : Yang Mulia tak dapat menghadiri pertemuan ini.
20. Majas Aptronim : Pemberian nama yang cocok dengan sifat atau pekerjaan orang.

21. Majas Metonimia : Pengungkapan berupa penggunaan nama untuk benda lain yang menjadi merek, ciri khas, atau atribut.
Contoh: Ia menggunakan Jupiter jika pergi ke sekolah (Motor merk Jupiter)
22. Majas Hipokorisme : Penggunaan nama timangan atau kata yang dipakai untuk menunjukkan hubungan karib.

23. Majas Depersonifikasi : Pengungkapan dengan tidak menjadikan benda-benda mati atau tidak bernyawa. 

24. Majas Pars pro toto : Pengungkapan sebagian dari objek untuk menunjukkan keseluruhan objek.
Contoh: Sejak kemarin dia tidak kelihatan batang hidungnya.
Diatas adalah beberapa contoh majas perbandingan beserta contoh, semoga bisa bermanfaat buat kita semua. Sampai jumpa dilain waktu dengan artikel-artikel menarik lainnya.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

- Pengunjung yang hebat pasti meninggalkan komentar
- Komentar IKLAN / LINK AKTIV tidak akan di Publish
- Komentar mengandung unsur SARA tidak akan di Publish
- Komentarlah dengan bijak sesuai topik artikel
- Komentar anda menjadi undangan bagi saya