Wednesday, November 11, 2015

Fenomena Hari Minggu Wage

Salam sejahtera sobat laresawoo. Mungkin untuk masyarakat perkotaan tidak peduli lagi dengan hari pasaran. Atau bahkan ada yang tidak tahu kalau di bawah tanggal pada kalender ada tulisan kecil-kecil mulai pon, wage, kliwon, legi, pahing. Pada masyarakat di pedesaan, tulisan tersebut adalah nama hari pasaran. Seperti di desa saya, di dekat rumah ada sebuah pasar yang tidak setiap hari ada orang jualan. Kalaupun ada tidak seramai hari pon dan legi. Karena pon dan legi adalah hari pasaran di desa saya. Kalau pas hari itu bisa dipastikan depan rumah itu macet karena banyak pedagang dan pembeli yang berlalu-lalang menyeberang jalan. Tetapi, ada apa di balik hari pasaran minggu wage ? Silahkan baca terus samapai bawah :p

Sebenarnya hari pasaran wage sama saja seperti hari pasaran lainnya kecuali pon dan legi. Yang membedakan sebenarnya terletak pada beberapa orang pelaku bisnis saja. Bagi masyarakat awam mungkin dianggap biasa saja dengan hari pasaran minggu wage. Namun bagi mereka yang mempunyai usaha dan bergabung dengan perkumpulan hari minggu wage akan menjadi hari yang istimewa mungkin. Karena saya sendiri tidak bisa membuktikan ada apa dengan hari tersebut. Meskipun jarang ada orang yang tahu kebenarannya, tapi mitos tentang hari pasaran minggu wage sudah diketahui oleh beberapa orang.

Fenomena Hari Minggu WageBeberapa orang pelaku bisnis di lingkungan saya yang mengikuti acara minggu wage, dari pengamatan saya mereka semua sukses dalam menjalankan bisnisnya. Dan jika saya lihat dari sudut pandang agama, memang ada beberapa orang yang tidak peduli dengan itu namun ada juga yang benar-benar kusyu' dalam beribadah. 

Ternyata hari minggu wage dari kabar yang saya dengar adalah hari dimana para pelaku usaha yang ikut dalam kelompok ini untuk melakukan ritual. Tapi mereka menutupi kegiatan tersebut dengan alasan liburan atau ke rumah saudara dan lain-lain. Yang saya dengar tentang ritual tersebut adalah disana (maaf saya  tidak bisa menyebutkan nama tempatnya) ada banyak sekali pilihan ritual. Misalnya seperti dibawah ini !

1. Paket 1 = dengan ritual mengorbankan telur ayam
2. Paket 2 = dengan ritual mengorbankan ayam
3. Paket 3 = dengan ritual mengorbankan kambing
4. Paket 4 = dengan ritual mengorbankan sapi
5. Paket 5 = .....................dst.

Dari contoh di atas saya yakin para pembaca bisa tahu apa yang diperoleh mereka. Jadi setiap hari pasaran minggu wage, mereka yang mempunyai bisnis dan tergabung dengan kelompok tersebut maka pada hari itu apapun bisnisnya akan tutup dalam 1 hari. Untuk kita yang tidak tahu akan hal ini mungkin mengira mereka hanya kebetulan tutup. Tapi kenyataannya tidak seperti itu, karena jika mereka mau liburan saya yakin mereka bisa berlibur kapan saja diluar hari itu.

baca juga : Mitos Tentang Kopi

Apakah sobat blogger mengganggap ini hanya sebuah mitos ? atau memang seperti itu kebenarannya ? Silahkan berkomentar bagi yang paham dengan hari pasaran minggu wage. Kalau untuk saya sendiri, hal ini bukanlah mitos. Sampai jumpa pada artikel menarik lainnya. Salam.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

- Pengunjung yang hebat pasti meninggalkan komentar
- Komentar IKLAN / LINK AKTIV tidak akan di Publish
- Komentar mengandung unsur SARA tidak akan di Publish
- Komentarlah dengan bijak sesuai topik artikel
- Komentar anda menjadi undangan bagi saya