Tuesday, February 7, 2017

Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

Membatasi Bandwith Dengan Queue TreeQueue Tree Mikrotik - Seperti yang sudah saya janjikan sebelumnya bahwa saya akan membahas tentang membatasi bandwith dengan queue tree pada artikel selanjutnya. Dan saya akan memulainya disini. Meskipun sama-sama sebagai pembatas bandwith, namun antara simple queue & queue tree terdapat beberapa perbedaan yang sangat besar. Jika dalam simple queue kita hanya bisa membatasi bandwith pada perangkat yang terhubung namun jika kita memakai queue tree maka kita tidak hanya bisa membatasi bandwith sebuah perangkat. Tapi kita bisa juga membatasi bandwith website yang akan diakses oleh perangkat terhubung tersebut. Misalnya, perangkat A kita batasi dengan bandwith keseluruhan sebesar 1Mbps. Dan kita ingin membatasi bandwith perangkat A tersebut sebesar 512Kbps untuk akses youtube. Maka dengan queue tree kita bisa mewujudkannya.

Dengan adanya beberapa fitur tersebut, bisa dipastikan cara settingnya juga tidak segampang simple queue. Jadi dibutuhkan pemahaman yang lebih agar perintah-perintah yang kita masukkan bisa berjalan lancar. Mungkin tidak semua pengguna winbox akan memakai queue tree sebagai alat untuk membatasi bandwith, namun semua itu tergantung kebutuhan masing-masing. Jika memang tidak perlu queue tree maka cukup dengan simple queue saja. Tapi jika memang semuanya perlu, maka simple queue dan queue tree sangat bisa dijalankan bersama-sama. Bagi sobat laresawoo yang ingin membaca tentang simple queue, silahkan klik tautan dibawah ini. Sedangkan jika ingin lanjut membaca tentang queue tree, silahkan abaikan tautan tersebut dan lanjutkan saja baca artikel ini sampai habis.


Membatasi Bandwith Menggunakan Queue Tree Mikrotik

1. Buka dan login ke winbox anda
2. Masuk ke settingan firewall (IP > Firewall) lalu klik pada tab Mangle
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

3. Klik tanda plus (+) warna merah lalu setting seperti pada gambar dibawah (prerouting)
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

4. Tambahkan lagi mangle rule (postrouting)
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

5. Tambahkan lagi mangle rule, kali ini untuk membatasi bandwith perangkat (prerouting)
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree
ket :
GENERAL
- src/dst address = alamat IP perangkat
- in/out interface = Port di router yang mengarah (dipakai) untuk jaringan lokal

ACTION
- New packet mark = sebagai penanda antara download/upload (isikan manual)

6. Tambahkan lagi mangle rule (postrouting)
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree
ket :
GENERAL
- src/dst address = alamat IP perangkat
- in/out interface = Port di router yang mengarah (dipakai) untuk jaringan lokal

ACTION
- New packet mark = sebagai penanda antara download/upload (isikan manual)

7. Jika perangkat yang terhubung lebih dari 1, maka ulangi langkah nomer 5 & 6 sampai semua perangkat yang terhubung tersetting dalam mangle.

simak yang ini : Mengganti Warna Kuku Dengan Photoshop

8. Lalu klik bagian Queue kemudian ganti tab ke bagian Queue Tree

9. Pertama-tama buat 2 buah New Queue (klik tanda +), 1 untuk TOTAL DOWNLOAD dan satu untuk TOTAL UPLOAD
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

10. Kemudian buat 2 lagi New Queue, 1 untuk Download perangkat 01 dan 1 untuk Upload perangkat 01
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree
ket :
- Parent = pilih antara GLOBAL DOWN/GLOBAL UP pada nomer 9 diatas
- Packet Marks = pilih penanda (download/upload) yang telah dibuat untuk PC01 pada MANGLE
- Limit at = batas bandwith minimum
- Max limit = batas bandwith maksimum

11. Jika perangkat lebih dari 1, maka ulangi langkah nomer 10 sampai semua perangkat habis. Seperti contoh dibawah ini hasilnya.
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

12. Dan saat ini saya menggabungkan antara Simple Queue & Queue Tree karena memang saya membutuhkannya
Membatasi Bandwith Dengan Queue Tree

Setelah sobat laresawoo membaca artikel ini dan artikel sebelumnya, maka pilihan ada ditangan anda. Lebih enak memakai simple queue atau queue tree atau bahkan mau pakai dua-duanya ?

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua, jika ada salah dalam penulisan tutorial diatas saya mohon maaf dan silahkan dikoreksi. Kalau masih bingung silahkan bertanya pada kolom komentar yang sudah disediakan. Sampai jumpa pada artikel berikutnya.
Previous Post
Next Post

0 komentar:

- Pengunjung yang hebat pasti meninggalkan komentar
- Komentar IKLAN / LINK AKTIV tidak akan di Publish
- Komentar mengandung unsur SARA tidak akan di Publish
- Komentarlah dengan bijak sesuai topik artikel
- Komentar anda menjadi undangan bagi saya